Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Wednesday, May 9, 2012

Manusia dan Kesilapan

Manusia mmg x akan terlepas dari wat kesilapan / kesalahan kan

samada:

1) Tak disengajakan

Situasi:

Seorang budak sedang berjalan sambil membawa segelas air oren..secara tetiba dia tersadung batu lalu air itu jatuh mengenai seorang kakak yang sedang duduk di tepi tu..

Kakak: Hei, ko ni buta ke ape! habis baju aku kne air oren ko!

Budak: Maaf kak..maaf kak..saya betul tak sengaja..

Kakak: amboii, senang nya cakap...ko ingat dengan maaf ko tu leh bersihakan baju aku semula?! ko tau x baju  aku ni berjenama..blaaa..harga dia..bla..blaa

Kakak tadi terus naik hangin sambil memaki2 dak yg malang tu..

Itulah namenya taqdir...

Kita x tahu pada hari tu, pada sekian waktu itu kte akan tersadung batu

dan kalo kita tahu, kita pasti akan mengelak jumpa batu..hatta batu kecik pun

2) Tak tahu

Situasi:
 
Seorang wanita baru pertama kali mula bekerja di sebuah syarikat swasta. Tidak mempunyai pengalaman bekerja sebelum ni. Majikannya meminta dia fotostat beberapa dokumen penting syarikat. Dia terpaksa meredahkan aje, walaupun tidak pernah menggunakan mesin fotostat sebelum ini. Nak dijadikan cerita, tetiba mesin tu jammed, ada paper tersangkut dalam tu.

Bos: Apa awk dah buat ni hah?? nak guna mesin ni pun xreti ke??

Wanita: Maafkan saya bos, sebenarnya saya tatau gune mesin ni.

Bos: kalo awk tatau, lenkali tanya dan minta bantuan pada staff lain.

Semua orang dilahirkan dari TAK TAHU menjadi orang yang TAHU..setelah melalui proses pembelajaran

Jadi untuk menjadi tahu..kita perlu melalui proses belajar bertanya.


LEARN FROM MISTAKES
 
Setiap orang akan belajar daripada kesilapan masing-masing untuk menuju kepada proses kematangan..

Jadi,

1) belajarlah memaafkan orang yang membuat kesilapan

2) banyakkan bertanya apa yang tidak tahu



*******************************************************************************

Memetik ayat daripada blogger Kereta Mayat :

Maha Suci Allah yang dengan kehendaknya telah membuatkan Nabi Muhammad SAW telah melakukan beberapa ‘kesalahan’ dalam ibadah, yang mana Hikmahnya adalah, Ummat akan dapat belajar bagaimana untuk mengatasi masalah yang timbul dalam beribadat kepada Allah.

Sebagai contoh, apabila Nabi terlupa bacaan ayat dalam solat, atau Nabi tertinggal raka’at dalam menjadi imam, atau Nabi tertinggal solat jemaah, dan lain lain lagi, lihat bagaimana daripada kesalahan itu, Nabi terus menunjukkan cara pembetulan,

Malahan kesalahan ini adalah di sengajakan oleh Allah ke atas NabiNya yang mana Ummat akan dapat belajar secara langsung dan lebih faham kerana ianya berlaku secara praktikal.

Dengan ilmu ini, orang yang melakukan kesalahan secara tidak sengaja dalam ibadah akan dapat meneruskan ibadah mereka tanpa perlu merosakkan ibadah tersebut.

Alangkah baiknya perkara ini!

Maha Suci Allah yang telah mebuatkan Nabi Muhammad SAW telah melakukan ‘kesalahan’, dan beruntunglah mereka yang mengambil manfaat dan renungan daripada kehendakNya yang Maha Mengetahui.

Oleh yang demikian, asbab ‘kesilapan’ Nabi, setiap masalah yang timbul dalam ibadat nampaknya telah berjaya di selesaikan dalam ummat. Alhamdulillah..



Sunday, September 11, 2011

==Gunakan Teknologi yang ada untuk.....==


Sentiasa ON9 Dengan TUHAN
Berusahalah Untuk OFF9 Dengan SYAITAN
Bersungguh2 Untuk DOWNLOAD ilmu Pengetahuan
UPLOAD Amal Kebajikan
RESTART Diri Dengan Memohon Keampunan
SHUTDOWN Hayat Mu Dengan KEIMANAN

Wednesday, July 27, 2011

//~How tO makE aNy jOb BeTTEr??~\\

Just want to share...























Dan Buettner—best-selling author, athlete, researcher, and explorer—loves his work. But he knows that loving what you do isn't enough if your work environment doesn't love you back.




For the past two years, Buettner has teamed with psychologists and scientists to seek out the world's happiest people for his new book, Thrive: Finding Happiness the Blue Zones Way. We asked him to apply the lessons he's learned to the search for workaday bliss—whether you've already found your dream job or you're still dreaming:





1. Get away from the grind:


Studies show that leisure time can mitigate job-related stress, reduce the risk of depression, and improve self-esteem. No wonder, then, that Denmark, where employers are required to give five to six weeks of paid time off each year, is one of the happiest places on Earth. Contrast that with the United States, where the average American worker receives only about 16 paid vacation days each year—and more than a third of us don't even take them all.




The first rule: Never leave vacation days on the table. Even if you don't have the money to splurge on an exotic trip, a "staycation" can provide a much-needed respite. Second: No matter how much time off your company provides, you can increase the pleasure you get from vacation days by dividing them among several shorter trips, as opposed to one big one. That's because the happiness bump we get from a vacation may come from the planning and anticipation, not the trip itself, according to a 2010 study from the Netherlands.








2. Don't miss happy hour:


As tempting as it is to skip out at 5 o'clock on the dot, it pays to stick around to socialize with your coworkers. Why? The happiest people spend about seven hours a day socializing with family and friends, according to the Gallup-Healthways Happiness Stress Index, a massive nationwide daily survey of Americans. At work, that can mean going out for lunch or a cocktail, chatting around the watercooler, or even trading e-mails about a movie you saw last weekend.








3. Shorten your commute:


Commuting is people's least favorite daily activity (even housecleaning ranked higher), according to a Princeton study. In fact, a study from the Scandinavian Journal of Economics found that workers who commute 22 minutes each way would need to earn an additional 35 percent of their monthly wage to be as satisfied with their life as those who don't commute. The best deal of all: Walk or bike to work. The negative stats about commuting apply largely to car-based commutes, plus you'll get your blood pumping and be more alert when you start your day.








4. Join the club:


According to research by Robert D. Putnam, author of Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community, joining a group that meets even once a month can produce the same happiness gain as more than doubling your income (same like Usrah?? hehehe) . Consider Monterrey, Mexico, where the average family makes only about $16,000 a year, yet residents rank high on the happiness scale, in part because they spend several hours a week interacting with neighbors, extended family, and faith-based groups.




Humans evolved to be social creatures: Cooperation enabled us to outcompete other species for resources, and as a result, we tend to be happier when we're interacting with other people. Becoming part of a group at work—whether it's a small contingent of working moms in your company, or a larger industry-wide organization—will not only enhance your interests and talents but also give you the opportunity to build happiness-boosting social connections with your peers.








5. Become a mentor:


There's strong data showing that volunteering your time can bump up your happiness. One good way to start is to become a mentor at work. Helping someone else achieve their goals emphasizes your strengths and takes your focus off your own problems.








6. Think twice before applying for a promotion:


It sounds counterintuitive, but when it comes to long-term happiness, increases in personal income fail to provide much of a boost once household income rises above the $50,000-a-year threshold, according to research from Princeton University. Higher-paying jobs tend to be more demanding, with longer hours and more stress—leaving you less time and energy to put toward the things that do buy happiness.






Wednesday, May 25, 2011

~//hepi Guru's Day//~

GURU..
dalam ajarnya ada harapan, dalam tegurannya ada doa, dalam marahnya ada sayang, dalam tawanya ada mesra, dalam diamnya ada bijaksana, dalam tangannya kita terbina. Tapi, hatinya tiada siapa pun bertanya. Berbahagialah menjadi seorang GURU. Didedikasikan kepada semua guruku yang dikasihi selamanya. Moga kalian semua dalam rahmat dan perlindungan Allah Swt. Ameen
seluas angkasa terima kasih buat semua guruku, termasuk, guru tadika, guru sekolah rendah+menengah, guru kelas memandu, dan semua guru diseluruh dunia~

Saturday, February 26, 2011

~// LiFe and HardsHip....//~

Dear flower, have you ever thought or imagined that in order to survive you will find a piece of earth in such an infertile place? As happened to Prophet Moses.. Hardship and hope have always been good friends...

Ibarat pepatah orang lama..

"Cacing dalam tanah pun boleh hidup, apatah pula manusia yang berpijak diatas tanah ini"


Aku salu lihat ada hidupan/tumbuhan yang hidup dicelah2 batu, ditepi longkang, diatas bumbung rumah, dan dimana-mana saje..

'Mereka'
hidup jauh dari habitat asalnya-tanah,
hidup jauh dari 'kawan'nya-tumbuhan sejenis,
hidup jauh dari'saingan'nya-tumbuhan lain,

'Mereka'
adalah hidupan yang berdikari!
Berusaha utk hidup walau dlm kesusahan,
Kukuh berdiri walau sendirian~
Mampu bertahan dalam kesulitan.

Saturday, February 5, 2011

~//SEMINIT utk membaca, SEJENAK utk berfikir//~


SEMINIT SAJA..

Betapa besarnya nilai wang kertas RM1 apabila dibawa ke masjid
untuk disedekahkan;

tetapi...

betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas minit namun...
betapa singkatnya kalau kita melihat filem.

Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan),

namun...
betapa mudahnya kalau mengata atau mengumpat tanpa harus berfikir panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola dipanjangkan waktunya,

namun..
betapa resahnya ketika khutbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.

Betapa sulitnya untuk membaca satu helai Al-qur'an, tapi..
betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel atau majalah yang laris.

Betapa beria-ia orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konsert namun..
lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid

Betapa mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu berahi semata,

namun..
alangkah sukarnya untuk menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk solat 5 waktu;

namun..

betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.

Betapa rumitnya untuk mempelajari erti yang terkandung di dalam al qur'an; namun..
betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.

Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh surat khabar; namun..
betapa kita meragui apa yang dikatakan oleh Kitab Suci Al-Quran.

Betapa takutnya kita apabila dipanggil Boss dan cepat-cepat menghadapnya;

namun..

betapa leka kita untuk menghadapNya saat kumandang azan bergema.


Betapa setiap orang ingin masuk syurga seandainya tidak perlu untuk percaya atau
berfikir,atau mengatakan apa-apa,atau berbuat apa-apa.

Betapa kita dapat menyebarkan seribu kelucuan melalui e-mail, dan menyebarluaskannya dengan butang FORWARD ;

namun..

kalau ada e-mail yang isinya tentang Allah betapa seringnya kita ragu-ragu, enggan membukanya dan menyebarkannya, serta terus klik pada icon

DELETE ....


Fikir dan renungkan...